Kontribusi Koperasi Terhadap Perekonomian

by
Ekonomi Koperasi

Seberapa besar Kontribusi Koperasi terhadap perekonomian Indonesia?sebagai soko guru ekonomi seharusnya koperasi memiliki peran signifikan terhadap ekonomi nasional. Kami akan membahasnya sekaligus sebagai evaluasi3 tahun pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, apakah koperasi mampu memberikan sumbangsih significant selama pemerintahan beliau?. Tahun 2016 Policy Brief UI no 03/2016 melansir sebuah tulisan menarik terkait kontribusi Koperasi terhadap PDB tahun 2014. Penulis mengemukakan dari sekitar 80,000 koperasi aktif terhadap Pendapatan Domestik Bruto yang hanya sekitar 1.9% (2014). Tingkat kontribusi koperasi Indonesia di atas jauh lebih rendah dari gambaran di beberapa negara maju seperti Perancis, yang tingkat produksi atau omzet dari 48 koperasi terbesarnya saja sudah mencatatkan kontribusi sekitar 16.2% dari PDB; Denmark yang 4 koperasi terbesarnya menyumbang sekitar 8.2% dari PDB; Jerman yang 26 koperasi terbesarnya memberi kontribusisekitar 6.07%; atau Swedia yang 5 koperasi terbesarnya menyumbang sekitar 3.3% dari PDB.

Tahun 2017 dimana banyak pihak mulai menilai keberhasilan 3 tahun Jokowi – Jk, sektor koperasipun ikut memerkan hasil kerja Jokowi-Jk. dalam puncak peringatan Koperasi ke-70, 12 Juli 2017 lalu di Makassar Menteri koperasi menyebutkan dalam ssambutanya, berdasarkan Data Kementerian Koperasi dan UKM dan BPS yang telah diolah, diperkirakan kontribusi koperasi sebagai suatu lembaga terhadap PDB Nasional pada tahun 2013 sebesar 1.71 persen. Pada era Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Jokowi-JK, telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga pada tahun 2016 mencapai sebesar 3.99 persen.

Perkembangan Koperasi Indonesia

Data yang disajikan BPS disini bisa menjadi rujukan untuk mengetahui lebih lanjut tentang pertumbuhakn koperasi Indonesia mulai tahun 1967 – 2016. Kita juga bisa melihat apakah benar kontribusi koperasi terhadap PDB selama 3 tahun pemerintahan jokowi – JK meningkat secara significan seperti yang disampaikan kemenkop UKM.  Menurut BPS omzet koperasi Indonesia th 2016 adalah 266, 1 T sedangkan Produk domestik bruto indonesia mencapai Rp12.406,8 Trilyun, jika di hitung persentase langsung akan ditemukan angka 2,14 % kontribusi Omzet koperasi nasional terhadap PDB. Angka berbeda di kemukakan Menteri Koperasi yang menyebutkan angka 4% kontribusi koperasi 2016 yang setara dengan 500 T lebih.

Perkembangan Koperasi Indonesia
Perkembangan Koperasi Indonesia.

Yang pasti ada perbedaan cara penghitungan kontribusi Koperasi terhadap PDB, jika sebelumnya hanya memperhitungkan omzet koperasi, tahun ini terdapak komponen lain yang diperhitungkan oleh kemenkop sehingga muncul angka 500 T dengan kontribusi 4% terhadap Produk Domestik Bruto.  Perbbedaan perhitungan ini tercermin dari pernyataan menteri koperasi yang menyebutkan kontribusi koperasi masih 1,7 % pada tahun 2016 (kompas)

Tidak relevan Hanya Memperhitungan Kontribusi Koperasi terhadap PBD

Pendapat berbeda di kemukakan oleh prof Sri Edi Swasono dalam sebuah group diskusi yang kami ikuti. Beliau menyebutkan bahwa seharusnya koperasi tidak hanya di hitung dari segi kontribusi terhadap PDB tetapi dari aspek sosial dimana koperasi memberi “mafaat sosial” di luar GDP, yaitu manfaat kebersamaan, tolong- menolong dukung-mendukung (social-cutural added-values).

Bahwa koperasi bukan sekedar entitas bisnis tetapi juga sosial itu juga harus menjadi perhatian. Pada akhirnya yang harus di ukur koperasi bukan hanya sekedar kontribusi terhadap PDB tetapi juga kemampuan koperasi untuk menciptakan ekonomi yang lebih adil dan merata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *