Koperasi Pandawa Ditutup OJK

by
Koperasi Pandawa

Koperasi Pandawa Group resmi dilarang oleh OJK. Seperti dilandir detik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi memutuskan menghentikan seluruh kegiatan penghimpunan dana yang dilakukan Pandawa Group karena berpotensi merugikan masyarakat dan diduga melanggar UU tentang Perbank

Koperasi PandawaAktfitas bisnis pandawa group yang cukup lama menjadi sorotan adalah bisnis invetasi dengan iming2 imbalan hingga 10% setiap bulan. Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing, mengatakan Satgas Waspada Investasi telah memanggil pemimpin Pandawa Group Salman Nuryanto dan pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group tanggal 11 November 2016 di Gedung OJK.

Dengan berbagi pertimbangan dan melihat resiko kerugian masyarakat maka OJK memutuskan untuk menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat yang dilakukan oleh Salman Nuryanto melalui Pandawa Group terhitung sejak tanggal 11 November 2016 dan menyatakan segala kegiatan penghimpunan dana yang dilakukan Pandawa Group adalah ilegal.

Secara langusng OJK menyatakan “Memerintahkan kepada Salman Nuryanto dan KSP Pandawa Mandiri Group untuk tidak menggunakan nama Pandawa Group dalam kegiatan menghimpun dana masyarakat dan mengganti papan nama dan segala yang berkaitan dengan Pandawa Group menjadi KSP Pandawa Mandiri Group,”

Meskipun aktifitas investasi tidak lagi diperkenankan OJK meminta Salman Nuryanto melanjutkan operasional dengan melakukan pembenahan KSP Pandawa Mandiri Group sehingga memenuhi ketentuan tentang perkoperasian.

Pandawa Group yang saat ini berkantor  pusat di Jalan Raya Meruyung No. 8A, RT.002/RW.024, Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat ini memang sudah menuai kontroversi sejak beberapa waktu yang lalu sampai kemudian di tutp OJK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *